Jumat, Februari 6, 2026
Google search engine
BerandaDaerahMenkeu Sidak Pabrik Baja di Tangerang, Negara Berpotensi Rugi Rp 4 Triliun

Menkeu Sidak Pabrik Baja di Tangerang, Negara Berpotensi Rugi Rp 4 Triliun

saranarakyat.com : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik baja di kawasan industri Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026). Sidak dilakukan menyusul adanya indikasi penghindaran pajak pertambahan nilai (PPN) oleh puluhan perusahaan.

Purbaya menyebutkan, dari temuan awal terhadap sekitar 40 perusahaan, potensi kerugian penerimaan negara diperkirakan mencapai Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun per tahun. Dari tiga perusahaan yang diperiksa secara langsung, potensi kerugian negara ditaksir sekitar Rp 583,36 miliar.

Beberapa perusahaan diduga melakukan penjualan tanpa memungut PPN. Ada transaksi yang tidak melalui rekening resmi perusahaan, ujar Purbaya.

Ada praktik under invoicing yang masih besar, yang ga terdeteksi di pajak dan bea cukai. Dan kebetulan kita sudah galakkan yang sebelumnya tim 10 dari LNSW, udah bagus sekali hasilnya. Saya bisa deteksi beberapa dari sistem mereka ya dengan analis-analis yang canggih, masih belum AI sih, karena manual betul dengan data yang lebih lengkap, jelas Purbaya

Dalam sidak tersebut, Menteri Keuangan belum dapat bertemu pemilik salah satu perusahaan karena yang bersangkutan diduga meninggalkan lokasi sebelum pemeriksaan dilakukan. Kementerian Keuangan memastikan pemanggilan lanjutan akan dilakukan.

Purbaya menegaskan, praktik tersebut merugikan negara sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Ia menyatakan penindakan akan terus dilakukan untuk memberi efek jera dan menjaga keadilan bagi pelaku usaha yang patuh.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyoroti masih adanya kebocoran penerimaan negara di sektor pajak dan bea cukai. Pemerintah berkomitmen memperkuat pengawasan dan sistem perpajakan dalam waktu dekat.

SR – LECHIE

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments