Rabu, April 1, 2026
Google search engine
BerandaDaerahWIKA Lepas Kepemilikan di Hotel Indonesia Group, Bagian Restrukturisasi Portofolio BUMN

WIKA Lepas Kepemilikan di Hotel Indonesia Group, Bagian Restrukturisasi Portofolio BUMN

saranarakyat.com: PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Hotel Indonesia Group (HIG) melalui anak usaha, PT Wijaya Karya Realty (WR). Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi portofolio bisnis sekaligus mendukung integrasi pengelolaan hotel-hotel milik badan usaha milik negara (BUMN).

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin atau Emin, menjelaskan bahwa WR merupakan pemegang saham nonpengendali HIG dengan porsi kepemilikan sebesar 49 persen. Sementara itu, WIKA sendiri memiliki 95,10 persen saham WR.

Melalui transaksi tersebut, WR menjual seluruh kepemilikan sahamnya di HIG kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN) sebanyak 1.470 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp7,8 miliar.

“Wijaya Karya Realty akan menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada HIG kepada PT Hotel Indonesia Natour sebanyak 1.470 saham senilai Rp7,8 miliar,” kata Emin dalam prospektus perusahaan tertanggal 28 Februari 2026.

Kesepakatan ini telah memperoleh kepastian hukum melalui penandatanganan Perubahan dan Pernyataan Kembali Kedua atas Perjanjian Pengalihan Saham Bersyarat pada 26 Februari 2026 yang melibatkan WR, HIN, dan HIG.

Menurut manajemen WIKA, transaksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian langkah korporasi yang saling terkait dan berkesinambungan. Tujuannya adalah mempercepat pengembangan industri pariwisata dan perhotelan nasional, khususnya melalui integrasi pengelolaan hotel-hotel milik BUMN.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Kementerian BUMN yang menunjuk HIN sebagai entitas pengelola utama integrasi bisnis hotel BUMN. Penunjukan tersebut tercantum dalam Surat Menteri BUMN Nomor S-496/MBU/10/2024 tertanggal 11 Oktober 2024.

Secara struktur kepemilikan, terdapat hubungan afiliasi antara WR dan HIN karena Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas WIKA juga memiliki kepemilikan saham di HIN.

Manajemen WIKA menilai pelepasan saham tersebut berpotensi meningkatkan kinerja keuangan anak usaha. Transaksi ini diperkirakan dapat memperbaiki struktur laba, likuiditas, serta tingkat solvabilitas PT Wijaya Karya Realty.

Selain itu, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi WIKA untuk lebih fokus pada bisnis inti perseroan di sektor konstruksi, infrastruktur, energi, serta pengembangan properti.

Sebagai salah satu BUMN karya terbesar di Indonesia, WIKA memiliki portofolio bisnis yang mencakup konstruksi infrastruktur, industri manufaktur, energi dan industrial plant, realty dan properti, hingga investasi infrastruktur. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan juga aktif melakukan restrukturisasi dan penguatan fundamental keuangan guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Dengan pelepasan saham di HIG, WIKA berharap dapat semakin memperkuat fokus usaha utama sekaligus tetap berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata nasional melalui sinergi antar-BUMN.

SR – Lechie

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments