Selasa, Juni 2, 2026
Google search engine
BerandaDaerahKapolri Rotasi Perwira Menengah, Empat Kombes Dipercaya Pimpin Reserse Umum di Polda...

Kapolri Rotasi Perwira Menengah, Empat Kombes Dipercaya Pimpin Reserse Umum di Polda Strategis

saranarakyat.com: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Dalam mutasi terbaru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026, empat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) mendapat kepercayaan mengemban jabatan strategis sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) di sejumlah Kepolisian Daerah (Polda).

Mutasi tersebut merupakan bagian dari pergeseran 108 perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang dilakukan sebagai langkah pembinaan karier sekaligus penguatan organisasi menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.

Posisi Dirreskrimum merupakan salah satu jabatan paling strategis di tingkat Polda karena bertanggung jawab menangani berbagai tindak pidana umum, mulai dari pembunuhan, pencurian, penipuan, penganiayaan, kejahatan jalanan, hingga berbagai kasus kriminal yang menjadi perhatian publik.

Bagian dari Regenerasi Kepemimpinan

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme yang lazim dilakukan dalam organisasi Polri untuk memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar perpindahan personel, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan kapasitas institusi dalam menjawab tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Isir.

Ia menambahkan bahwa pergantian pejabat di lingkungan Polri diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta menjaga stabilitas keamanan di berbagai wilayah.

Empat Kombes Tempati Posisi Strategis

Dalam mutasi kali ini, sejumlah perwira dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan penyidikan mendapat penugasan baru di wilayah yang memiliki tingkat kompleksitas penanganan perkara cukup tinggi.

1. Kombes Pol Feby Dapot P. Hutagalung

Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir Tipidter Bareskrim Polri itu kini dipercaya menjadi Dirreskrimum Polda Sulawesi Selatan.

Pengalaman menangani berbagai perkara tindak pidana tertentu di tingkat nasional dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat penanganan kasus-kasus kriminal umum di wilayah Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi di kawasan timur Indonesia.

2. Kombes Pol I Gede Adhi Mulayawarman

Setelah sebelumnya menjabat Dirreskrimum Polda Bali, ia mendapat promosi penugasan menjadi Dirreskrimum Polda Jawa Barat.

Polda Jawa Barat merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan memiliki beban penanganan perkara kriminal yang sangat tinggi, sehingga membutuhkan figur berpengalaman dalam manajemen penyidikan dan pengendalian operasi reserse.

3. Kombes Pol Lintar Mahardhono

Perwira yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri ini dipercaya mengisi posisi Dirreskrimum Polda Bali.

Penugasannya diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum di daerah tujuan wisata internasional yang menghadapi tantangan tersendiri, mulai dari kejahatan konvensional hingga kasus-kasus yang melibatkan warga negara asing.

4. Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing

Sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Roy Hutton kini bergeser menjadi Dirreskrimum Polda Jawa Timur.

Perpindahan tersebut dinilai menarik karena dilakukan di lingkungan Polda yang sama. Pengalamannya menangani tindak pidana khusus diharapkan dapat memperkuat kualitas penyidikan perkara-perkara kriminal umum yang menjadi perhatian masyarakat di Jawa Timur.

Tantangan Reserse Semakin Kompleks

Pengamat kepolisian menilai posisi Dirreskrimum saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding beberapa tahun lalu.

Selain menangani kejahatan konvensional, direktorat reserse umum kini juga dituntut mampu mengungkap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan teknologi digital, jaringan lintas wilayah, hingga kejahatan yang melibatkan kelompok terorganisir.

Di sisi lain, tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme penyidik juga semakin tinggi, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan penanganan perkara.

Karena itu, rotasi pejabat reserse menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas penegakan hukum sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Penguatan Organisasi

Mutasi yang dilakukan Kapolri kali ini menunjukkan komitmen Polri untuk terus melakukan pembaruan organisasi melalui regenerasi kepemimpinan dan penempatan personel sesuai kompetensi serta kebutuhan institusi.

Dengan hadirnya para perwira baru di jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polri berharap mampu meningkatkan efektivitas penanganan perkara, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan di berbagai daerah.

Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja aparat penegak hukum, keberhasilan para pejabat baru tersebut akan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

SR – Maria Angelina

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments