Paris, https://www.saranarakyat.com — Ketika pemerintah memperluas jam malam untuk meredam kerusuhan, pertanyaan yang lebih mendasar justru muncul: apakah negara sedang menyelesaikan persoalan rakyat, atau sekadar berusaha mengendalikan ledakannya?
Kerusuhan di Prancis memperlihatkan bahwa persoalan keamanan tidak selalu berhenti pada kemampuan polisi mengendalikan massa. Ketika tekanan biaya hidup bertemu dengan ketidakpuasan sosial dan merosotnya kepercayaan publik, jalanan dapat berubah menjadi panggung perlawanan terhadap kebijakan pemerintah.
Penjarahan dan kekerasan tidak dapat dibenarkan atas nama kebebasan berekspresi. Namun, pemerintah juga tidak bisa menganggap persoalan selesai hanya karena jalanan kembali sepi. Jam malam mungkin membatasi pergerakan massa, tetapi tidak otomatis meringankan beban rumah tangga, memulihkan daya beli, atau menghapus ketidakpuasan masyarakat.
Di sinilah ujian sesungguhnya bagi pemerintahan Prancis: memulihkan ketertiban tanpa mengabaikan persoalan ekonomi dan sosial yang menyulut kemarahan publik. Sebab, ketika keamanan harus terus dipertahankan melalui pembatasan, negara perlu menjawab satu pertanyaan penting: seberapa kuat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah yang memimpin mereka?
https://www.saranarakyat.com – Gerzon


