Senin, Juli 20, 2026
Google search engine
BerandaDaerahInggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Bungkam Prancis 6-4.

Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Bungkam Prancis 6-4.

Final Argentina vs Spanyol Siap Jadi Penutup Spektakuler

Jakarta, saranarakyat.com – Timnas Inggris menutup kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang luar biasa. The Three Lions menaklukkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung dramatis dan memecahkan sejumlah rekor, Minggu (19/7).

Pertandingan yang menghasilkan 10 gol itu langsung disebut sebagai salah satu duel paling menghibur sepanjang sejarah Piala Dunia. Selain memastikan Inggris finis di posisi ketiga, laga tersebut juga menjadi panggung gemilang bagi Bukayo Saka yang mencetak hat-trick serta Jude Bellingham yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu bintang muda terbaik dunia.

Kini, perhatian pecinta sepak bola dunia beralih ke partai puncak yang mempertemukan juara bertahan Argentina menghadapi Spanyol dalam final yang diprediksi berlangsung sengit.

Saka Bersinar, Inggris Raih Posisi Ketiga

Inggris tampil agresif sejak menit awal. Declan Rice membuka keunggulan sebelum Ezri Konsa menggandakan skor melalui sundulan memanfaatkan bola mati.

Bukayo Saka kemudian menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Prancis dengan mencetak dua gol tambahan sebelum turun minum, membuat Inggris unggul telak 4-0.

Prancis bangkit pada babak kedua melalui dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola. Les Bleus bahkan sempat memangkas ketertinggalan menjadi 5-4 setelah Ousmane Dembele mencetak gol pada masa injury time.

Namun, Saka melengkapi hat-trick lewat titik penalti sebelum Jude Bellingham menutup pesta gol Inggris melalui aksi individu spektakuler yang memastikan kemenangan 6-4.

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia sejak menjuarai turnamen pada 1966 serta menjadi finis terbaik mereka di luar kandang sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang empat tahunan tersebut.

Laga Sarat Rekor

Kemenangan Inggris juga diwarnai sejumlah catatan istimewa.   Bukayo Saka menjadi pemain Inggris pertama setelah Sir Geoff Hurst yang mencetak hat-trick pada fase gugur Piala Dunia.

Sementara itu, pertandingan ini tercatat sebagai laga perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Bagi Prancis, kekalahan ini menjadi salah satu yang paling menyakitkan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Les Bleus kebobolan enam gol dalam satu pertandingan.

Meski kalah, Kylian Mbappe tetap tampil impresif. Dua gol yang dicetaknya membuat sang penyerang memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dan menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif di turnamen.

Era Didier Deschamps Resmi Berakhir

Laga kontra Inggris sekaligus menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih tim nasional Prancis.

Pelatih yang membawa Les Bleus menjadi juara dunia pada 2018 itu menutup masa baktinya dengan kekalahan dramatis, meski timnya sempat bangkit luar biasa pada babak kedua.

Federasi Sepak Bola Prancis kini diperkirakan akan segera mengumumkan pelatih baru sebagai bagian dari regenerasi menuju Piala Eropa dan Piala Dunia berikutnya.

Semua Mata Tertuju ke Final Argentina vs Spanyol

Setelah perebutan tempat ketiga yang penuh drama, panggung utama kini menjadi milik Argentina dan Spanyol.

Final Piala Dunia 2026 diperkirakan menghadirkan pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda.

Argentina dikenal dengan permainan efektif, disiplin bertahan, dan sangat berbahaya dalam transisi cepat. Sebaliknya, Spanyol datang dengan dominasi penguasaan bola, umpan-umpan pendek, serta pressing tinggi yang menjadi ciri khas mereka sepanjang turnamen.

Pertandingan diperkirakan akan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal.

Prediksi Jalannya Final

Secara teknis, Spanyol diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Namun Argentina memiliki pengalaman bermain di laga-laga besar serta kemampuan memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat.

Duel lini tengah diyakini menjadi faktor penentu. Jika Spanyol mampu mengendalikan ritme permainan, mereka berpeluang menguasai pertandingan. Sebaliknya, apabila Argentina berhasil memutus aliran bola dan memanfaatkan ruang di belakang pertahanan lawan, peluang mempertahankan gelar dunia semakin terbuka.

Selain kualitas individu, faktor mental juga menjadi pembeda. Argentina datang dengan status juara bertahan, sedangkan Spanyol mengincar trofi Piala Dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010.

Prediksi Skor

Berdasarkan performa kedua tim sepanjang turnamen, final diperkirakan berlangsung seimbang hingga menit-menit akhir.

Prediksi redaksi:

  • Argentina 2-1 Spanyol (90 menit), atau
  • Argentina 1-1 Spanyol hingga perpanjangan waktu, dengan Argentina berpeluang menang melalui adu penalti.

Apabila prediksi tersebut menjadi kenyataan, Argentina berpotensi mencatat sejarah sebagai salah satu tim yang mampu mempertahankan gelar juara dunia pada era modern. Namun jika Spanyol berhasil mematahkan dominasi Albiceleste, La Roja akan mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru sepak bola dunia dengan generasi emas yang tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026.

SR – Goldy

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments